Profile Radio PPI Dunia

Radio Perhimpunan Pelajar Indonesia se-Dunia (dikenal luas dengan Radio PPI Dunia) adalah sebuah stasiun radio yang terbentuk dari para pelajar Indonesia.

Radio PPI Dunia terbentuk pada hari Senin, 18 Mei 2009 pukul 00.00 WIB. Peluncuran Radio PPI Dunia ditandai dengan dilakukannya siaran langsung berantai dari Sobat Siar (SS) di Jerman, Mesir, Belanda, Rusia, Korea Selatan, Malaysia, Inggris, dan Australia.

Radio PPI Dunia resmi siaran untuk pertama kalinya pada Senin, 18 Mai 2009, pukul 00:00 WIB.

Berkat kerja keras sukarela dari banyaknya pemuda-pemudi Indonesia yang sedang menuntut ilmu di luar negeri, radio ini berhasil menghimpun jejaring kekuatan pemuda melalui online radio berdurasi 24 jam non-stop dengan para penyiar [Sobat Siar] mahasiswa/i yang tersebar di seluruh dunia.

Radio PPI Dunia lahir dari gagasan Aliansi Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) seluruh dunia. Kelahiran Radio PPI Dunia bertepatan dengan terlaksananya Simposium Internasional di Den Haag, Belanda. Hanya 10 PPI dari seluruh dunia yang terlibat diawal berdirinya Radio PPI Dunia. Seiring waktu, banyak Sobat Siar baru yang bergabung di organisasi ini. Terhitung hingga saat ini (2014), Radio PPI Dunia telah didukung lebih dari 300 pelajar Indonesia dari seluruh dunia.

Adapun susunan kepengurusan pertama yang sekaligus merupakan perintis sistem Radio PPI Dunia adalah:

  • Koordinator Umum : Ade Darwadi (Russia)
  • Koordinator Penyiar : Honesty Yanwirsal (Germany)
  • Koordinator Teknis : Muhammad Hasbi (Egypt)
  • Koordinator Program : Yohanes Widodo (Netherlands)

Perbaikan di berbagai sistem terus dilakukan, terutama teknis, kepenyiaran dan penyaringan program. Program Radio PPI Dunia didasarkan pada tiga subjek utama, yaitu edukasi, informasi, dan hiburan. Ratusan program wawancara dengan menghadirkan berbagai petinggi negara, baik politisi, akademisi maupun artis atau penyanyi sudah dilakukan dengan sukses oleh Radio ini. Bermodalkan hanya dengan internet dan microphone, para penyiar telah berhasil menghibur banyak pelajar Indonesia yang sedang menuntut ilmu di luar negri. Tak hanya itu, Radio PPI Dunia juga berhasil memotivasi dan menginspirasi para generasi muda di Tanah Air.

Setelah Simposium Internasional di Den Haag berlangsung dengan baik, maka seluruh pihak internal Radio PPI Dunia menyepakati bahwa Radio ini akan terus mengudara. Untuk itu dilakukanlah pemilihan umum terkait kepengurusan yang baru. Di kepengurusan baru inilah nantinya Radio PPI Dunia diresmikan menjadi sebuah organisasi non profit, dengan AD/ART yang disepakati bersama.

Adapun kepengurusan berikutnya adalah:

  • Direktur periode 2009-2010 Andy Tirta (PERPIKA - Korea)
  • Direktur Periode 2010-2011 Ayman Husni kamal (Mesir)
  • Direktur Periode 2011-2012 Deni Danial Kesa (PPI Taiwan)
  • Direktur Periode 2012-2013 Norman Adhy Maulana (PPI Australia)
  • Direktur Periode 2013-2015 Dina Hanggraini (PPI Swiss)
  • Direktur Periode 2015-2016 Aulia Rifada (PPMI Pakistan)
  • Direktur Periode 2016-sekarang Nouval Rezka (PPI Tiongkok)

Hal ini sebagai bukti utama seluruh insan yang terlibat di dalam Radio PPI Dunia sebagai wujud kepeduliaannya terhadap bangsa Indonesia.

Adapun tagline Radio PPI Dunia ini adalah: "Suara Anak Bangsa, Satu Cinta, Satu Indonesia".

Website dan akun sosial media Radio PPI Dunia:

Jln. Bahau No. 21, Perum. Bumi Etam, Desa Swarga Bara, Sangatta, Kab. Kutai Timur, Kalimantan Timur.

Telp. ⁠⁠⁠085264093606

Get The Latest News
Only once a month
Email address: